Wednesday, August 10, 2016

Satu Tindakan Seribu Manfaat


KKN Tematik adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar kepada Mahasiswa ditengah masyarakat di luar kampus. Secara lansung dapat membantu masyarakat di dalam pembangunan dan membantu menangani masalah-masalah yang dihadapi masyarakat. Selain pengertian di atas adapun tujuan KKN Tematik yaitu memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa tentang kegiatan pembangunan, khususnya pembangunan di pedesaan. Selain itu ada pula memperluas wawasan mahasiswa, menjalankan nalar mahasiswa, dan pola berpikir mahasiswa dan kepribadian mahasiswa.


Salah satu kegiatan rutin atau inti di dalam KKN Tematik ini, khususnya kelompok 37 yang kebetulan di tempatkan di Desa Tlangoh Dusun Mandala, Pondok Pesantren (Kyai Hafifi). Kegiatan rutin tersebut yaitu koordinasi antar anggota atau yang sering disebut dengan kegiatan internal. Kelompok KKN 37 memulai kegiatan internalnya pada tanggal 15 Juli 2016. Saat itu kegiatan internal pertama kali yang dilakukan oleh kelompok 37. Kegiatan internal berupa rapat koordinasi antar anggota, pembagian jobs disk atau penanggung jawab, jadwal beribadah, memasak dan berolahraga.


Kegiatan internal di atas merupakan kegiatan yang wajib dilakukan oleh anggota kelompok KKN Tematik 37. Lokasi rapat dan koordinasi antar anggota sering dilakukan di Mushola Pondok Pesantren. Kegiatan rapat sering dilakukan pada pukul 20.00 – 22.00. Banyak sekali hal yang dibahas dalam rapat koordinasi kegiatan internal, salah satunya yaitu koordinasi penanggung jawab untuk kerja bakti Pondok Pesantren, silaturahmi setiap Dusun khususnya Dusun Mandala Desa Tlangoh. Kegiatan rapat berisi tentang agenda persiapan kegiatan yang akan dilakukan  serta evaluasi dari kegiatan yang telah dilakukan. Selain itu kelompok KKN 37 sering mengadakan rapat saat waktu luang. Kegiatan rapat lainnya sering dilakukan pada siang hari secara kondisional sesuai dengan kebutuhan yang memungkinkan untuk melaksanakan rapat.

Baca Selengkapnya >>>

Mari Sehatkan Kembali Bumi Kita

Bakti sosial atau lebih di kenal dengan kata baksos  merupakan salah satu kegiatan wujud dari rasa kemanusiaan antara sesama manusia. Bakti sosial merupakan suatu kegiatan dimana dengan adanya kegiatan ini kita dapat mempererat tali persaudaraan. Selain itu, kegiatan bakti sosial ini di adakan dengan tujuan-tujuan tertentu. Misalnya bakti sosial antar warga yang di lakukan oleh para mahasiswa (peserta KKN) adalah untuk mewujudkan rasa cinta kasih, rasa saling menolong, saling peduli mahasiswa terhadap masyarakat.
Tujuan di adakannya kegiatan baksos ini adalah untuk mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai sarana aktualisasi diri untuk membantu sesama, mempererat hubungan kekeluargaan antara mahasiswa dengan masyarakat, dan memberi motivasi kepada masyarakat tentang betapa pentingnya kesadaran dalam meningkatkan wawasan.
Bentuk kegiatan baksos di desa Tlangoh antara lain kerja bakti meratakan tanah.
Seperti halnya di halaman pondok yang ditempati Kelompok 37 ada tumpukan tanah yang tidak merata. Tujuh orang laki-laki kelompok 37 melakukan kerja bakti dengan meratakan tanah yang ada. Agar halaman enak dipandang.
Selain itu, ada pula yang kerja bakti membantu warga menjemur padi. Desa Tlangoh merupakan desa yang mayoritas mata pencahariannya dengan cara bertani padi, garam, dan kacang. Pada hari Senin 1 Agustus 2016 kami Kelompok 37 silaturahmi keliling Dusun Mandala. Kemudian ada salah satu warga yang baru saja panen padi dan mempersiapkan penjemuran. Kami menghampirinya dan membantu mencuci kemudian menjemur padi tersebut.

Bakti sosial selanjutnya membersihkan sampah di setiap jalan Dusun Mandala dan Pandian. Kegiatan ini berlangsung pada pagi hari tanggal 2 Agustus 2016. Kami Kelompok 37 jalan-jalan mendatangi warga dan memungut sampah di setiap jalan yang kami lewati. Kami mulai melakukan kegiatan dari jam 06.00 s/d 09.00. Kegiatan ini bertujuan agar tercipta kehidupan masyarakat yang peduli terhadap lingkungan sekitar.

Baca Selengkapnya >>>

Siapa bilang Tlangoh minim Pendidikan?

Saat ini pendidikan merupakan hal yang sangat penting untuk menunjang kesuksesan dan memperluas pengetahuan setiap orang, terutama generasi muda. Setiap individu diharapkan dapat memperkaya ilmu pengetahuan dan memperdalam ilmu tersebut agar kelak bisa menjadi bekal untuk kehidupan di masa yang akan datang.
Dengan adanya perkembangan zaman di dunia pendidikan yang terus berubah secara signifikan, hal ini dapat menimbulkan banyak perubahan pola pikir pendidik. Misalnya dari pola pikir yang awam atau jadul dan kaku menjadi lebih modern. Hal ini sangat berpengaruh dalam kemajuan pendidikan di Indonesia. Tujuan pendidikan sendiri adalah untuk menciptakan seorang pribadi atau generasi penerus yang berkualitas dan berkarakter sehingga memiliki pandangan yang luas ke depan untuk mencapai suatu cita-cita yang diharapkan dan mampu beradaptasi secara cepat dan tepat di berbagai lingkungan. Hal ini disebabkan karena pendidikan dapat memotivasi diri kita untuk lebih baik dalam segala aspek kehidupan. Untuk mencapai semua itu, kegiatan belajar tidak hanya dilakukan di sekolah saja, akan tetapi dapat juga dilakukan di luar sekolah, misalnya mengikuti les private, kursus atau bimbel (Bimbingan Belajar).

Sebagaimana kita ketahui les private merupakan suatu kegiatan belajar di luar jam sekolah dimana seorang siswa dan guru berhadapan secara langsung “face to face” dalam suatu pertemuan dengan mempelajari pelajaran tertentu. Biasanya les ini bersifat pribadi one on one. Sedangkan kursus atau bimbel merupakan tempat khusus untuk melatih skill. Kegiatan ini sangat cocok bagi siswa yang membutuhkan waktu tambahan di luar jam pelajaran sekolah yang mana hal ini dititik beratkan pada soal-soal. Selain itu, kursus hanya fokus pada suatu skill, seperti bahasa Inggris, matematika, komputer, tata boga, dll.
Kegiatan kursus atau les private ini sangat penting dilakukan bagi siswa, yang tidak hanya tinggal di daerah perkotaan, tapi juga di daerah pedesaan. Sering kali kita jumpai, banyak desa yang masih minim pendidikan. Hal ini tidak hanya disebabkan karena kurangnya tenaga pendidik atau pengajar, akan tetapi juga kurangnya semangat atau minat anak usia sekolah untuk belajar, seperti halnya di Madura, tepatnya di desa Tlangoh, Kecamatan Tanjung Bumi, Kabupaten Bangkalan. Di desa Tlangoh jarang ada kegiatan les ataupun bimbel untuk para siswa bahkan tidak ada, sehingga kami kelompok KKN 37 Universitas Trunojoyo Madura ingin membangkitkan semangat anak-anak desa Tlangoh dengan memberikan les privat atau bimbel secara gratis. Kegiatan ini dilaksanakan seminggu 3 kali yang bertempat di Pondok Pesantren Kyai Hafifi. Les privat ini dimulai jam 16.00 sampai 17.00 WIB. Selama les ini berlangsung, banyak anak-anak desa Tlangoh yang antusias mengikuti kegiatan ini.. Terutama dari siswa SD kelas 1 sampai kelas 6 serta dari TK. Mata pelajaran yang diberikan yaitu pelajaran-pelajaran yang dirasa sulit oleh siswa SD khususnya di desa Tlangoh. Mata pelajaran yang diberikan setiap pertemuan les berbeda-beda mulai dari matematika, bahasa Inggris, dan bahasa Indonesia. Sedangkan untuk TK, pelajaran yang diberikan yaitu mengenal huruf, angka, dan bernyanyi.

Dari ketiga mata pelajaran tersebut, bahasa Inggris merupakan mata pelajaran urutan pertama yang sulit untuk ditempuh oleh siswa sekolah dasar. Apalagi yang tinggalnya di desa. Di tempat les, banyak dari teman-teman KKN yang menjumpai siswa belum bisa melafalkan angka dalam bahasa Inggris dengan baik dan benar, terutama siswa kelas 6 yang sebentar lagi akan melaksanakan Ujian Nasional. Tidak hanya itu, berbahasa Indonesia saja mereka masih sangat lemah dan belum fasih. Walaupun mereka di sekolah telah mempelajari dan menggunakan bahasa tersebut, namun setelah di luar sekolah mereka tidak lagi mengaplikasikannya. Mereka lebih sering menggunakan bahasa ibu, yaitu bahasa Madura.
Selain itu, matematika juga merupakan mata pelajaran yang terbilang sulit bagi siswa SD desa Tlangoh. Banyak siswa yang belum bisa berhitung terutama perkalian. Hampir sebagian dari siswa SD Tlangoh hanya bisa menghitung sebagian dari perkalian 1 sampai 10.
Tujuan diadakannnya les atau bimbel ini adalah untuk mendorong semangat belajar siswa, membuat mereka lebih baik dan aktif dalam belajar. Selain itu, dengan diadakannya kegiatan ini dapat menciptakan pergaulan yang bersifat posistif terhadap sesama, dapat mengembangkan dan meningkatkan skill atau minat yang dimiliki oleh siswa.

Baca Selengkapnya >>>

Tortilla Chip Tlangoh super nikmat

Jagung merupakan salah satu bahan pangan yang memiliki berbagai kandungan gizi seperti karbohidrat, protein dan jagung juga memiliki kandungan serat yang tinggi. Kandungan gizi yang terdapat dalam jagung tersebut sangatlah bermanfaat bagi kesehatan tubuh manusia. Selain itu, jagung merupakan salah satu jenis tanaman serelia yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi dan memiliki banyak peluang untuk dikembangkan. Hal ini didukung dengan banyaknya olahan-olahan jagung yang semakin variatif dan inovatif seperti pembuatan selai jagung, manisan jagung, dodol jagung, tortilla chips, serta aneka olahan jagung yang lainnya.
Dari berbagai macam olahan jagung tersebut, tortilla chips sangat menarik perhatian team KKN 37  karena selain bahan baku yang mudah dicari, kaya akan nutrisi, tortilla chips ini juga amat digemari oleh berbagai kalangan, terutama kalangan remaja dan anak-anak. Hal tersebut dikarenakan tortilla ini memiliki tekstur yang renyah dan cocok untuk digunakan sebagai camilan sehari¬-hari. Kata tortilla berasal dari bahasa Spanyol yang memiliki arti jagung. Tortilla chips juga sangat populer di Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Untuk di Indonesia sendiri,
DESA Tlangoh Rata-rata penduduknya bermata pencarian sebagai Petani walaupun desa Tlangoh dekat dengan laut akan tetapi penduduknya kebanyakan petani,  kebanyakan petani di desa Tlangoh bercocok tanam padi dan jangung oleh karena itu di desa Tlangoh tanaman jagung sangat melimpah, sehingga bahan baku untuk membuat tortila sangat  gampang dan berpotensi menguntungkan di karnakan bahan baku yang mudah didapat.



Manfaat jagung bagi kesehatan

Mengandung kalori tinggi
Jagung manis mengandung 86 kalori per 100 g, biji jagung manis cukup tinggi gula dan kalori dibandingkan dengan sayuran lainnya. Namun, jagung segar jauh lebih rendah kalori daripada keluarga jagung lainnya seperti gandum, beras, dll.  Kalori jagung manis terutama berasal dari karbohidrat sederhana seperti glukosa, sukrosa,  dibandingkan gula kompleks seperti amilosa dan amilopektin seperti pada sereal. Jagung manis adalah sereal bebas gluten,  dan dapat digunakan dengan aman seperti halnya beras dll.

Mengandung serat tinggi
Jagung manis memiliki profil gizi yang berkualitas tinggi yang terdiri dari serat makanan, vitamin, antioksidan selain mengandung cukup mineral. Jagung manis adalah salah satu sumber serat terbaik, 100 g biji jagung manis menyediakan 2 g atau sekitar 5% dari kebutuhan serat makanan harian.Dengan lambatnya usus untuk mencerna mencerna karbohidrat kompleks, jumlah moderat serat dalam jagung manis akan mengatur peningkatan bertahap tingkat gula darah. Namun, jagung, seperti halnya dengan nasi, kentang, dll, adalah salah satu makanan tinggi glikemik, sehingga tidak cocok sebagai bahan makanan utama pada pasien diabetes
Mengandung senyawa kimiawi penting
Warna Kuning pada jagung manis adalah pigmen fenolik flavonoid tinggi, bermanfaat sebagai antioksidan seperti beta-karoten, lutein, xanthins dan pigmen cryptoxanthin dengan vitamin A. 100 g biji jagung manis segar menyediakan 187 IU atau 6% dari kebutuhan vitamin-A harian. Secara keseluruhan, senyawa ini diperlukan untuk menjaga kesehatan membran lendir, kulit dan penglihatan. Konsumsi makanan alami yang kaya akan flavonoid akan membantu melindungi dari kanker paru dan kanker rongga mulut.
Sumber antioksidan yang baik
Jagung merupakan sumber yang baik antioksidan fenolik flavonoid dan asam ferulat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam ferulat berperan penting untuk mencegah kanker, penuaan, dan peradangan pada manusia.
Mengandung vitamin B Kompleks
Jagung manis juga mengandung beberapa nutrisi penting dari kelompok vitamin B-kompleks, seperti thiamin, niacin, asam pantotenat, folat, riboflavin, dan piridoksin. Vitamin-vitamin ini berfungsi sebagai kofaktor untuk enzim sselama metabolisme substrat.
Kaya mineral penting
Jagung manis mengandung jumlah yang sehat beberapa mineral penting seperti seng, magnesium, tembaga, besi, dan mangan.

Kandungan gizi
Kandungan gizi Jagung /100 gram bahan:
a. Kalori : 355 Kalori
b. Protein : 9,2 gr
c. Lemak : 3,9 gr
d. Karbohidrat : 73,7 gr
e. Kalsium : 10 mg
f. Fosfor : 256 mg
g. Ferrum : 2,4 mg
h. Vitamin A : 510 SI
i. Vitamin B1 : 0,38 mg
j. Air : 12 gr

Pembuatan tortilla chips
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tortilla chips terdiri dari 100 gram jagung pilihan, 300 gram tepung terigu, 3 sdm tepung maizena, 3 suing bawang putih, baking powder, garam, dan penyedap rasa secukupnya. Proses pertama dalam pembuatan tortilla chips:
1. Penyortiran jagung
Proses ini bertujuan untuk memisahkan jagung dari kotoran-kotoran yang ada, seperti batu kerikil, debu, dan kotoran-kotoran yang lain.
2. Penimbangan
Proses ini dilakukan dengan cara menimbang jagung dengan menggunakan alat ukur berupa timbangan.
3. Perendaman jagung pertama
Proses ini dilakukan dengan cara merendam jagung di wadah (baskom) dengan menggunakan air yang bersih selama 1 hari 1 malam.
4. Perebusan dengan menggunakan air kapur
Proses ini menggunakan air kapur (Niktamalisasi) dengan persentase sekitar 2-4% dari berat jagung. Perebusan dilakukan selama ±2 jam. Tujuan dari proses ini ialah untuk menghancurkan kulit ari sehingga memudahkan penetrasi air dan panas ke dalam jagung.
5. Perendaman jagung kedua
Proses ini bertujuan untuk menghilangkan kapur yang masih tersisa dalam jagung.
6. Perebusan dengan menggunakan air
Proses ini bertujuan untuk lebih memperlunak tekstur jagung sehingga mempermudah pemprosesan selanjutnya, yaitu pemblenderan atau penghalusan.
7. Proses pemblenderan atau penm  ghalusan
Proses ini menggunakan alat bantu berupa blender.
8. Penghalusan bumbu
9. Pencampuran adonan
Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan tortilla chips ini dicampur secara merata, lalu diaduk-aduk hingga adonan berubah menjadi halus dan lembut.
10. Pencetakan adonan
11. Penggorengan
Proses ini menggunakan kompor dengan api sedang dan diangkat ketika adonan telah matang lalu kemudian ditiriskan.
12. Penambahan bumbu atau perasa
Penambahan bumbu ini dapat berupa bumbu balado, pedas, dan original.

Pembuatan tortilla chips ini sangat banyak manfaatnya buat warga desa Tlangoh dimana selain meningkat prekonomian warga sekitar juga dapat mengurangi rasio warga yang ingin jadi TKI. Tortilla chips ini bisa menambah pendapatan masyarakat dikarnakan bahan baku yang murah dengan penjualan yang tinggi bisa menghasilkan keuntungan yang besar, dengan potensi tersebut bisa di jadikan solusi untuk menagani warga sekitar berhenti jadi TKI,

Baca Selengkapnya >>>

Label bisa meningkatkan harga jual Terasi



Terai adalah bumbu msak yang terbuat dari olahan udang rebon (udang berukuran kecil) yang didapat dari laut. Terasi udang asli berwarna hitam,cokelat dan merah tergantung dari proses pembuatannya. Masyarakat pesisir Pulau Madura selain menggantungkan hidupnya menjadi seorang nelayan, mereka juga mengolah hasil lautnya seperti udang rebon menjadi terasi karena bahan bakunya yang tersedia di daerah pesisir pantai. Di Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan ada beberapa desa yang khusus menjadi sentra penghasil terasi atau yang lebih dikenal dengan ‘’acan’’ yaitu Desa Tlangoh dan Desa Macajah. Di Desa Tlangoh proses pembuatan terasinya masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menumbuk udang rebon menggunakan lesung yang terbuat dari kayu. Cara pembuatan terasinya adalah : Udang rebon yang masih segar langsung dijemur,setelah kering ditumbuk menggunakan lesung dan diberi garam, kemudian dijemur kembali dan setelah itu ditumbuk kembali agar bau khas udangnya lebih terasa dan akhirnya siap untuk dibentuk.


Baca Selengkapnya >>>

Jelajah Desa Tlangoh yuk


Hidup tanpa mengenal lingkungan seperti menggenggam air di lautan. Ya, sedikit pepatah yang perlu kita tela'ah lagi maknanya. Jadi, kita perlu mengenal lingkungan kehidupan kita. Sama halnya dengan kami yang saat ini berada di desa Tlangoh ini. Kita harus mengenali lingkungan Tlangoh mulai dari nama dusun dan batas wilayah.
1. Dusun di Tlangoh
Desa Tlangoh memiliki 4 dusun dan memilik satu kepala dusun atau apel tiap dusunnya. Berikut daftar dusun di Tlangoh:

  • Dusun Pandiyan
  • Dusun Temana
  • Dusun Pakerengan
  • Dusun Mandala

2. Batas Wilayah
Batas desa sangat penting bagi suatu desa karena akan berpengaruh pada keamanan dan ekonomi. Desa Tlangoh memiliki 3 batas wilayah karena sisi utara dari Tlangoh adalah laut.

  • Batas barat dari desa Tlangoh adalah desa Banyu Sangka
  • Batas selatan dari desa Tlangoh adalah desa Tagungguh
  • Batas timur dari desa Tlangoh adalah desa Macajah

Baca Selengkapnya >>>

Tlangoh punya potensi ini dan itu lho

Setiap tempat ingin wilayahnya bisa dikenal bukan? Entah mulai dari hasil alamnya, usaha penduduknya bahkan dari tempa wisatanya. Semua itu yang kia sebut dengan potensi desa.Ya, kali ini kami akan berbagi tentang potensi apa saja yang ada di desa Tlangoh. sedikit singkat saja ya. Kami akan berbagi poensi dari desa ini.
1. Terasi
Tlangoh merupakan desa pesisir sehingga sebagian pencarian penduduk bergantung pada hasil laut. Hasil tangkapan dari laut inilah yang membuat penduduk sekitar memiliki ide untuk membuat terasi. Terasi merupakan salah satu bahan sambal yang paling lezat untuk dikonsumsi khususnya bagi penjual lalapan. Bagi pecinta sambal terasi akan terlihat jelas dari rasa terasi yang benar-benar bagus dan yang kurang bagus. Di desa ini terasi sangat dikenal oleh masyarakat luar. Mulai dari lingkup Bangkalan sendiri, Madura, bahkan di wilayah Jawa pun terasi Tlangoh sangat dikenal dengan rasanya yang terbuat dari  udang asli. Karena keaslian ini, maka masyarakat luar berbondong-bondong membeli terasi asli Tlangoh sebagai bahan ambahan untuk pembuatan sambal. Oleh karena iu, terassi menjadi aset penduduk yang sangat besar meskipun penghasil erasi sendiri ergolong sedikit dan pembuatan terasinya pun tergantung musim karena udang yang ditangkap berasal dari laut secara langsung tanpa budidaya. 
2. Garam
Di sisi lain, penduduk Tlangoh juga menjadi petani garam. Garam dari desa ini juga dikenal oleh masyarakat luar karena garam yang dihasilkan termasusk garam yang bagus. Saking bagusnya sampai garam yang dihasilkan langsung dipesan pabrik unuk penjualannya. sehingga petani garam tidak perlu mencari lokasi untuk pemasaran garam.
3. Lain-lain

Selain dari 2 potensi di atas, penduduk Tlangoh juga menjadi petani seperti petani jagung, padi, kacang-kacangan dan lain-lain. Namun penduduk lebih sering menanam padi karena musim penghujan yang berkepanjangan.
Baca Selengkapnya >>>

Mengapa harus dengan nama Tlangoh?

Pepatah pernah mengatakan bahwa "tak kenal maka tak sayang". Kata-kata itu yang mungkin sering muncul di teling kita. Ya, kata-kata itu penuh dengan berjuta makna. Jika kita tidak mengenal seseorang, maka kepedulian kita tidak akan pernah muncul. Sebagai makhluk sosial kita harus dong peduli satu sama lain. maka dari itu kita diwajibkan saling mengenal satu sama lain.
namun hal itu tidak hanya pada seseorang saja. Kita juga tidak akan bisa hidup krasan di suatu tempat jika tidak mengenal tempa itu sendiri. Begitu pula dengan desa Tlangoh ini, kita harus kenalan terlebih dahulu tentang sejarahnya donk. biar kehiddupan kita di desa ini afdol. Yuk baca dengan saksama sejarahnya.
Setiap tempat memiliki sejarah atau asal mula penamaannya. Sejarah tersebut bisa diangkat dari mitos atau kejadian terdahulu yang terjadi di tempat tersebut. Begitu pula dengan Desa Tlangoh Kecamatan Tanjung Bumi Kabupaten Bangkalan. Desa langoh memiliki sejarah yang sangat unik karena desa di sekitarnya. Desa Tlangoh merupakan warisan dari sejarah Majapahit. Tlangoh berasal dari kata “Tala’ah” yang artinya “dibaca atau diingat”.
Desa Tlangoh menjadi bukti tterbenuknya desa-desa tetangga sehingga desa ini perlu diingat. Tlangoh merupakan wilayah untuk mengingatkan sejarah dari desa Banyu Sangka. Banyu Sangka memiliki arti “menyangka ada air”. Air yang dimaksudkan di sini adalah air tawar karena di daerah Banyu Sangka dan Tlangoh merupakan wilayah air asin. Masyarakat menyangka bahwa salah satu daerah di desa Banyu Sangka memiliki lahan air tawar. Sehingga masyarakat desa Tlangoh menganggap dugaan itu benar. Namun, pada kenyataannya dugaan masyarakat Banyu Sangka tentang air tawar tersebut salah. Sehingga masyarakat kebingungan untuk menemukan air tawar untuk dikonsumsi.
Tidak lama kemudian muncul lagi bahwa masyarakat menemukan lokasi air tawar di desa Banyu Sangka. Namun semua itu dugaan yang salah karena lokasi air awar yang sebenarnya berada di desa sebelahnya. Kemudian masyarakat membenarkan dugaan itu dengan mendatangi lokasi tersebut. Sehingga desa dengan lokasi air tawar itu diberi nama Aeng Tabar. Dengan adanya peristiwa ini, maka masyarakat memberi nama desa Tlangoh sebagai bukti untuk mengingat peristiwa dalam pencarian air tawar tersebut.
Baca Selengkapnya >>>

Saturday, August 6, 2016

Tlangoh Desa Kecil Namun Dikenal Besar

Desa Tlangoh merupakan salah satu desa yang ada di kecamatan Tanjung Bumi yaitu daerah timur laut dari kota Bangkalan. Desa dengan berpenduduk sebagai petani ini memiliki 4 dusun yaitu dusun Mandala, dusun Pakerengan, dusun Pandiyan dan dusun Temana. Penduduk dusun Mandala dan dusun Pandiyan rata-rata memilih untuk bercocok tanam sedangkan 2 dusun lainnya (Pakerengan dan Temana) mayoritas memilih menjadi petani garam, nelayan dan pembuat terasi.
Meskipun jumlah dusun dan penduduknya sedikit serta cara hidupnya sederhana, bukan berarti desa Tlangoh tidak dikenal. Desa Tlangoh sudah masuk ke telinga penduduk Madura dan Jawa. Hal ini dikarenakan desa Tlangoh merupakan daerah penghasil terasi yang dijamin keasliannya. Terasi Tlangoh sangat isimewa karena proses pembuatannya murni dibuat dengan udang pilihan tanpa campuran apapun.
Penduduk desa Tlangoh perlu diacungi jempol oleh penduduk desa lainnya. Karena desa ini bernuansa islami. Masyarakat sangat antusias ketika ada acara religi seperti pengajian, yasinan dan shalawat nabi atau masyarakat daerah ini menyebutnya srakalan. Dalam satu pekan ada sekitar 3 malan yang digunakan oleh bapak-bapak untuk melaksanakan pengajian di rumah warga yang diadakan secara bergantian. Bahkan Muyaki selaku Kepala Desa sangat mendukung kegiatan ini. Ibu-ibu pun tidak ingin kalah, mereka juga mengadakan pengajian yang sama halnya dengan kaum laki-laki. Dan yang lebih istimewanya golongan ini diadakan oleh ibu-ibu PKK. Semoga masyarakat desa ini digolongkan dengan golongan penghuni surga.
Pendidikan desa Tlangoh mulai berkembang dengan adanya beberapa sekolah seperti TK-SDN Tlangoh dan MTs-MA Ad-Dasuqi. Sehingga masyarakat sekitar bisa menikmai indahnya pendidikan yang bisa menunjang mereka untuk meraih masa depan mereka yang lebih baik. Namun, minimnya pendidikan dari orang tua dan pendapatan warga yang tergolong menengah ke bawah, maka tidak sedikit pelajar desa ini putus sekolah. Bagi remaja laki-laki memilih merantau untuk mencari pekerjaan dan bagi remaja wanita mayoritas dinikahkan. Sehingga perlu perhatian sosial dan pembenahan pendidikan yang khusus untuk daerah ini agar adat awan seperti ini tidak berkelanjutan lagi.
Baca Selengkapnya >>>