Wednesday, January 31, 2018

Pulau Mataram(Madura Tlangoh dan garam)

pulau madura memang selalu identik dengan garam yang melimpah, karena memang dilihat dari letak geografis yang menjadi lahan untuk pembuatan garam memang strategis, sehingga menjadikan madura menjadi salah satu penghasil garam terbaik, bagaimana tidak? hampir separuh dari profesi mereka memang melaut, kemudian separuh lagi adalah petani, tuhan memang selalu adil untuk menciptakan keadilan bagi segala yang diciptakannya, garam menjadi salah satu kelebihan bagi mereka yang bertempat tinggal ditepi lautan, selain ikan, udang dan hasil laut yang melimpah, garam menjadi salah satu yang khas, sehingga menjadikan madura lebih terkenal sebagai madura tanah garam.
garam adalah salah satu bahan makanan yang tak pernah ketinggalan dimanapun dia berada, garam adalah bahan makanan pokok dan selalu menjadi kebutuhan penting disetiap masakan, produksi garam terbesar memang berada di kabupaten sumenep, dan kedua yaitu di Bangkalan, maka kali ini desa tlangoh juga ikut andil dalam membangun pembuatan garam, sehingga menjadi sokongan besar bagi peningkatan produksi garam di Madura, tlangoh juga berpotensi menghasilkan garam dengan kualitas baik. potensi ini tentu harus terus dikembangkan agar dapat membudidayakan masyrakat dan meningkatkan keinginan serta pelestarian ole para petani garam, meski tak banyak tempat yang bisa di buat sebagai tambak untuk tempat pembuatan, setidaknya keinginan untuk pelestarian ini tetap berlanjut dan membantu mengutrangi pemngangguran di desa.

segala macam hasil laut yang ada di desa tlangoh hampir semuanya dapat dikelola dengan baik, milai dari ikan, udang, dan juga garam. semuanya berasal dari laut, dan semuanya memberikan keuntungan dan usaha yang menghasilkan rupiah, sehingga lumayan dapat menghidupi keluarga dan mengembangkan desa, potensi garam memang bekum menjadi yang utama, tapi setidaknya garam dari desa tlangph telah mencapai penjualan dalam skala besar dan di jual keluar daerah madura, bahkan sampai luar provinsi juga, tlangoh memang selalu memberikan potensi yang tak dapat ditemui dibanyak desa yang lain, pemanfaatan dan pembudidayaan selalu berkembang didesa ini, meski tak terlalu pesat tapi perlahan kemudian pasti.
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, January 28, 2018

Jagung sejuta Untung

Jagung adalah tumbuhan primitif berjuta manfaat dan keuntungan, jagung muda jagung tua, kulit jagung, janggal jagung, batang jagung bahkan juga daunnya dapat memberikan keuntungan yang cukup menghasilkan dan menarik untuk kita coba, dimana lagi dapat akan kita temui jika bukan didesa tlangoh, kampung bersholawat dengan keyakinan islam yang begitu kental didalamnya. jagung menjadi salah satu tanaman yang juga dapat banyak dijumpai di desa ini, penanaman dan pembudidayaan jagung diambil langsung oleh para petani sebagai bentuk cara pelestarian dan pekerjaan yang memang biasa digeluti pada hari-hari lain,  namun jagung biasanya membutuhkan perhatian yang lebih khusus dalam hal perawatan dan pertumbuhannya, jagun tak dapat ditanam disegala musim, hanya pada musim yang agak lembap saja, karena jagung juga merupakan tumbuhan yang membutuhkan air. jadi ketika musim kemarau para jagung masih banyak yang tidur atau tak bangkit dari pertumbuhannya, karna para petani kadang tak akan menanam jagung ketika kemarau akan datang.
jagung mempunyai banyak jenis yang berbeda dan juga bervariasi untuk ditanam dan dikonsumsi, jagung yang bijinya cukup besar biasanya dapat di olah menjadi bahan kue dan selai, serta lauk dan nugget yang dapat menemani nasi sebagai bahan dasar utama, sedang yang kecil biasanya di buat campuran makanan, sebagai nasi jagung, juga menemani kacang menjadi sambal, dengan cara dihaluskan dan di campur dengan beberapa rempah-rempah yang ada, itu semua dapat divariasikan dari bahan dasar utamanya saja, belum yang lain, manfaat yang selanjutnya yang bisa didapatkan dari janggalnya yaitu sebuah kerajinan tangan, bisa juga sebagai arang, hiasan rumah, bahkan nanti dapat di jual juga dan mendapatkan rupiah. begitu pula dengan batang dan daunnya, namun kali ini batang dan daunnya juga bisa dijadikan makan ternak seperti kambing dan sapi. jadi bagaimana bisa jagung tak dapat dimanfaatkan dalam banyak hal.
Desa Tlangoh mempunyai petani yang berbakat, juga tanah yang bagus untuk menghasilkan dan membantu perkembangan desa dari sektor pertanian, selain itu para petani juga diwadahi dengan kelompok tani yasng memang di bentuk oleh para perangkat desa untuk lebih membantu para petani yang kesulitan mengatasi masalah pada pertaniannya juga membantu pembudidyaan dan pemasaran pengembangan jagung agar lebih pesat diterima dikalangan umum dan memberikan dampak positif yang menjadikan masyarakat dengan profesi petani ini lebih progresif lagi dalam mengelola jagyung yang mereka tanam dan diproduksi sendiri, 



Baca Selengkapnya >>>

Mengukir Pintu Tlangoh

Mengukir dan memahat adalah salah satu bentuk kesenian yang begitu sulit untuk dipelajari jika tanpa berdasar kemauan dan kemampuan, apalagi jika itu pada benda yang keras, pasti membutuhkan perhatian dan ketelitian yang bagus, hasil yang menarik adalah yang sering sekali dipesan dan dipakai oleh banyak orang, kesenian memang tak semuanya dapat menghasilkan uang yang cukup banyak, tapi mengukir dan berkesenian seperti yang ada didesa tlangoh ini dapat menghasilkan cukup banyak rupiah loh dari keahlian mengukirnya, maka beberapa warga dapat membuka usahanya sebagai pembuat pintu dan jendela dengan ukiran yang cukup mengesankan dan cocok untuk dibawa pulang kerumah dengan harga yang relativ terjangkau namun kualitas dan motifnya sangat menarik, salah satu profesi yang seperti ini memang tak semua bisa kita jumpai diseluruh tempat, karna jarang keahlian yang bisa didapati pada pekerjaan ini, 

 Desa tlangoh mengukir, begitulah kadang yang cocok kita katakan bagi beberapa profesi yang menjanjikan ini, penjualan yang sangat mudah di dapatkan di tempat ini yang memberikan kemudahan bagi warga untuk memberikan hiasan bagus pada pintu rumah dan jendela jendela mereka, para warga sebenarnya banyak yang minat untuk membeli dan memakai karya dari salah satu warga dengan satu atap desa yang sama ini, namun karena permintaan dan pemesanan dari luar juga cukup banyak,maka ini menjadi salah satu kesulitan tersendiri untuk mengatur hal ini, karna kadang bahan juga sulit didapatkan.
Bahan untuk membuat kerajinan ini memang cukup sulit didapat, selain memanfaatkan kayu dari pohon yang ada di desa, kayu ini juga tak jarang meminta pasokan dari desa sebelah dan kmecamatan terdekat jika memang permintaan cukup banyak, bahkan tak jarang juga dikirim dari surabaya, karna pasokan pembudi dayaan pohon jati memang sulit dilakukan didaerah ini, maka meski tak begitu seimbang antara bahan dasar yang digunakan, para pengusaha ini sudah mendapatkan jaringan bahan dasar kayu yang dibutuhkan, sehingga dapat stabil dalam permintaan dan pembuatan.
Baca Selengkapnya >>>

Perempuan Kartini Tlangoh

Perempuan diciptakan dengan berbagai kekurangan dan kelebihan yang selalu berbeda disetiap saat ketika kebutuhan menuntut mereka untuk  ikut memakai jubah kekuatan dan keteguhan seorang lelaki, sejatinya perempuan diciptakan untuk membantu dan melayani lelaki dan merawat keluarga, menjadi panutan untuk para anak-anak, selalu menjadi yang pertama untuk tersenyum ketika ingin tutupi beban dan masalahnya, selalu menjadi pertama yang menangis ketika ingin membenarkan dan memperbaiki keluarga, selalu menjadi yang terdepan untuk membela keluarga dalam hal agama dan panutan sebagai dasar keluarga. meski telah beredar rumor bahwa perempuan seperti kartini kabarnya tak pernah sampai didengar dipelosok desa, namun mereka selalu menjadi kartini mereka sendiri, meski tak ikut memajukan negara dalam sektor pendidikan, mereka selalu membantu memajukan keluarga dan sekelompok yang memberikan inspirasi pada lelaki untuk membangun desa.

Desa Tlangoh selalu bisa memberikan motivasi besar bagi perkembangan setiap sektor perbaikan negara ini, taka ada kesenjangan gender, tak ada emansipasi, dalam kepala dan hati mereka tertanam kekuatan dan keyakinan untuk membela keluarga, membahagiakan anak dan memuaskan diri dengan bekerja dalam setiap lini pertarungan hidup, perempuan tlangoh menepis segala kemungkinan yang mengatakan perempuan hanya dapat bekerja dikasur, sumur dan dapur, mereka juga ingin memberitahukan pada dunia bahwa perempuan juga bisa berdagang, perempuan juga bisa berdiri sendiri menekan segala kemungkinan buruk menjadi baik. mereka memang tak satu-satu nya menjadi tulang punggung keluarga, mereka menjadi pembuat terasi, pedagang petani bahkan tak jarang juga menjadi nelayan, menjual hasil bumi, tumbuhan, buah-buahan bahkan juga hasil laut yang membuat mereka lebih mempunyai banyak bahan untuk mereka rubah menjadi pundi pundi rupiah yang dapat menghidupi dan mencukupi kebutuhan mereka, bagi mereka, hidup ini terlalu indah jika harus mengurung diri untuk selalu dirumah dan menikmatinya hanya melalui gadget dan informasi belaka, tak adil rasanya jika hidup hanya menjadi penikmat dan pengamat belaka.


Perempuan Tlangoh memang tak bependidikan tinggi, tak semuanya menjadi pejabat, dan tak pula memegang peranan penting bagi masyarakat bahkan bagi negara, mereka hanya tau bagaimana cara bertahan hidup dengan cara yang masih primitive, pemikiran mereka tak semuanya dapat menerima sesuatu yang baru yang tak dapat dipastikan hasil untuk mereka perkirakan akan menjadi seperti apa hidup mereka setelah banyak pembaharuan ini, namun meski begitu mereka selalu membimbing anak mereka untuk selalu bisa menjadi perempuan yang lebih tangguh dimasa depan dengan berbekal pendidikan, selalu mereka ingatkan bahwa menjadi perempuan sepertinya tidaklah begitu baik, jadilah perempuan cantik yang memnbrikan peran baik bagi semua orang, begitulah kadang salah satu pesan nasehat yang dapat di dengar dari para kartini ini, tak semuanya oarang dapat memberikan segalanya, namun setiap orang selalu bisa melakukan segalanya dan apapun untuk memberikan dsn mendapatkan yang dia inginkan, hidup seorang perempuan yang pertama dia berikan untuk anak, kemudian keluarga, barulah dia sendiri.




Baca Selengkapnya >>>

Saturday, January 27, 2018

Kampung Sholawat itu ternyata benar ada!!!

Sholawat, yaa begitulah salah satu sebutan spesial untuk suatu tindakan pujian untuk memberikan kesan baik pada nabi muhammad dan mendapatkan barokah dan syafaaat dari beliau untuk lebih membawa kita mendekatkan diri pada allah, sholawat adalah beberapa bentuk bacaan berbentuk pujian, biasa di baca dengan bermacam macam lagu yang menyenangkan dan enak untuk didengarkan telinga, sholawat dapat di baca satu orang, berkelompok bahkan dalam ruang lingkup yang sangat banyak, tak ada yang buruk dari sholawat. 
namun kali ini sepertinya ada yang berbeda dari yang dapat dilihat dari gambar di atas, sepertinya ada sholawat juga, namun menjadi salah satu ciri khas dan icon penting dari sebuah desa, bagaimana bisa? mari kita lanjutkan untuk membaca kelanjutannya,

Selamat datang di desa Tlangoh kampung sholawat, begitulah kira kira kami menyebutnya, dengan berbagai kondisi desa yang sepertinya memang menginginkan dan menyetujui hal ini untuk segera disebar luaskan, kampung sholawat ini bukan hanya menjadi sekadar icon tulisan saja, namun memang menjadi kebiasaan bahkan menjadi ciri khas desa ini, bagaimana tidak, desa tlangoh ini memang sangat kental dengan agama nya, mereka akan lakukan aapa saja untuk melindungi kekentalan agama yang masih belum tergoyahkan oleh apapun itu, tlangoh kampung sholawat selalu menjadi konsumsu rutin warga di setiap masjid dan dusun yang berbeda bahkan secara giliran dari perwakilan dari rumah k rumah lainnya, dan selalu saja setiap hari akan terus begitu, sehingga seakan akan tiada hari tanpa bersyukur dalam sholawat dan mensucikan mereka duhai para warga dari gangguan setan dan manusia.

Desa tlangoh sangat menegikuti dan memperhatikan segala hukum islam yang ada, maka setiap mengambil keputusan agama dan istiadatlah yang selalu mereka dahulukan, karna semua warga sudah mantap dengan keyakinan bersholawat ini dapat memberikan pahala yang lebih dan meningkatkan rezeki serta kebaikan bagi desa, maka segeralah berkunjung dan rasakan bagaimana rasa nya berada ditengah kawasan kampung sholawat desa tlangoh tanjung bumi,bangkalan, Madura, jawa timur, Indonesia.
Baca Selengkapnya >>>

Friday, January 26, 2018

Ladang hijau sumber kehidupan

Dalam setiap kebijakan yang tuhan bagi rata dalam setiap pelaksanaannya,segala bentuk ketentuan seperti halnya jodoh, rezeki dan juga dengan harta dan bermacam hal keadilan lainnya, kali ini beberapa hal yang menjadi salah satu tanda pengenal juga bagi desa tlangoh ini. dengan pembagian 4 dusun yang ada dalam naungan desa tlangoh kecamatan tanjung bumi, dua dusun lainnya mempunyai beberapa pekerjaan yang terbagi rasa sesuai dengan apa yang ingin kami juga kerjakan sesuai dengan kondisi geografis dari lingkungan sekitarnya, yang biasanya melaut dan mencari ikan adalah para dusun yang berada disekitarb laut, seperti dusun temmana dan pakerengan.


Sedangkan dua dusun lainnya seperti pandien dan mandala memang bergelut dalam bidang pertanian, yang memang khas di katakan sebagai petani, kadar tanah di wilayah dua dusun tersebut sangatlah baik, meski terdapat beberapa dataran yang tak sama, sehingga proses bertani itu rasanya akan lebih sulit daripada melakukan tawar menawar dalam berdagang, namun dikarenakan tekstur dan kondisi tanah yang ada sangat bervariatif, maka ketinggian ini berpengaruh sekali pada tekstur tanah untuk segera dicocokkan dalam bentuk benih dari beberapa biji bijian untuk di coba, dataran tinggi biasanya akan di tanami jagung, kacang, juga dengan beberapa sayuran, dan untuk yang berada pada dataran rendah biasanya hanya fokus untuk ditanami padi..



pekerjaan hijau ini sangat menjadi kebutuhan masyasrakat setempat, karena menjadi salah primer, para warga tak pernah memikirkan hal hal yang macam macam, karna bagi mereka, bertani adalah pekerjaaan lelah yang pasti menghasilkan, meski tak selalu menjanjikan banyak, beberapa hektar sawah biasanya adalah dalam satu komando dan satu pemilik, segala hasil panen mereka nikmati sendiri, dengan cara disimpan sebagai kebutuhan jangka panjang, sebagian kagi dijual untuk mendapatkan uang tambahan.

Baca Selengkapnya >>>

Thursday, January 25, 2018

Pesona Pantai Tlangoh Tanjungbumi

     Pantai dan laut tak akan pernah terpisahkan, laut dan ombak juga menjadi satu kesatuan, dan begitupun dengan ombak dan karang, mencerminkan keindahan ciptaan tuhan yang maha kuasa, memberi arti dari sebuah kebebasan, pertikaian diantara ramainya hiruk pikuk tepi yang kesepian, menjadikan khas dan bentuk khusus dari keindahan suatu tempat. 
      Pantai adalah tempat indah dari pertemuan antara laut dan darat, sebagian orang ke pantai untuk sekadar mencari kebebasan dan ketenangan dari ramainya aktivitas dan kesibukan, dimanapun ada pantai, sudah pasti ada laut, namun tak semua laut memiliki pantainya, dari sekian daerah pesisir di Bangkalan, hanya beberapa yang memiliki icon pantai yang lumayan indah, meski tak seluruh orang mengetahuinya, namun semua orangt pastilah akan mencoba untuk mencari tau keberadaan pantai yang indah dan nyaman untuk di tempati. salah satu tempat yang memiliki pantai yang tak kalah bagusnya yaitu Tlangoh, kami sebut saja begitu, karena para warga belum mempunyai keinginan untuk meng ekspos pantai ini, sehingga masih belum mendapati nama, maka karna pantai ini terletak di tlangoh, maka kami pikir, pantai ini adalah pantai tlangoh.

           Pantai tlangoh memang berada di desa tlangoh, namun khususnya berada pada letak yang cukup gampang untuk di singgahi, di antara empat dusun, hanya dua dusun saja yang memiliki pantai, namun pantai tlangoh ini kami ambil pada tempat yang sangat strategis yaitu, diantara duadusun tersebut yakni adalah dusun temmana dan pakerengan, letaknya begitu pas di tengah antara dua dusun tersebut, dan juga akses jalannya sangat mudah di lewati, karena hanya cukup lurus setelah masuk dari jalan di samping rumah kepala desa, kemudian hanya lurus maka akan terlihat jalan kecil yang akan memberikan dan mengantarkan pengunjung pada pantai penuh pesona ini.
          Laut memang taka akan berpisah dari karang,maka begitu pula dengan pantai tlangoh ini, cukup banyak karang yang berserakan, namun beberapa yang agak tertata rapi sehingga terlihat lebih menarik, pantai ini memang tak menjadi salah satu perhatian utama bagi desa, karena banyak yang masih belum menyadari akan keindahannya, baik masyarakat luar maupun dalam, bahkan para warga sendiri jarang merawatnya, hal ini terlihat ketika masih ada sampah yang berserakan, entah itu yang di buang oleh warga atau bahkan yang memang dibawa oleh tengah laut pada tepiannya. namun meski begitu, pantai ini masih saja terlihat bersih, mungkin karena alam yang merawatnya atau bahkan memang tuhan tak mengizinkan pantai ini terlihat begitu kotor. 

    Pantai ini berpotensi menjadi salah satu destinasi wisata yang cukup menggiurkan,namun karena letaknya masih sangat dekat dengan pantai siring kemuning, maka para warga serta pejabat tak banyak berharap untuk menjadikan pantai ini sebagai salah satu tempat wisata, meksipun ada banyak alasan dan pertimbangan juga untuk memutuskan hal ini, mereka sadar betul bahwa desa ini sangat kental dengan agama yang di yakini nya sebagai desa yang islami dan tetap memberikan utamanha sebagai tlangoh bersholawat, sebagian juga mengatakan tak ingin karena masih lebih suka membiarkan pantai ini selalu terlihat alami, meski tak di jadikan tempat wisata asal orang-orang dan masyarakat akan keindahan alam yang dimiliki oleh desa, dirasa sudah lebih dari cukup, karna mempertahankan aset itu lebih susah dari pada menyadari dan mendapatkannya.

Baca Selengkapnya >>>

Wednesday, January 24, 2018

Kemurnian Trasi Udang Tlangoh

        Terasi adalah salah satu bahan makanan yang sudah tak asing lagi di telinga semua orang, terlebih lagi bagi para manusia yang berpenghuni di madura, lebih khusunya bagi mereka yang hidup di sekitar pesisir pantai. Salah satu bahan makanan ini sangat bervariatif dipasangkan sebagai pelengkap bahkan menjadi bahan dasar untuk suatu makanan, salah satunya sambal terasi, krupuk terasi, serta campuran rujak bahkan gorengan. Terasi juga mempunyai banyak versi dalam rasa dan pembuatannya, ada terasi udang, terasi ikan, bahkan ada terasi yang campuran.
          Tlangoh adalah salah satu desa yang sebagian warganya hidup di sekitar pesisir pantai, sebagian dari mereka memang sudah mempunyai mata pencaharian melaut atau majheng (bahasa Madura), ketika melaut pun hasil tangkapan yang mereka dapatkan sangatlah bermacam-macam, ada udang, lobster, kepiting, ikan besar, ikan kecil, dan makanan yang memang berciri khas lautan. Salah satu bahan laut yang masih perlu diolah adalah udang kecil, biasa disebut udang rebon oleh masyarakat pada umumnya, bagi mereka udang adalah udang yang nantinya akan diolah menjadi terasi.



       Tlangoh merupakan salah satu desa yang berpotensi menjadi desa pembuat terasi terbesar di kabupaten Bangkalan, sebagian warga yang melaut merangkap menjadi pembuat terasi, biasanya ini dilakukan oleh para ibu yang mempunyai suami seorang nelayan. Namun, banyak pula dari mereka yang membeli bahan dasar terasi (udang) dari para nelayan. Produksi terasi di Tlangoh tidak berpusat pada satu tempat produksi, tetapi kebanyakan mereka memproduksinya secara individual (home industry), jadi setiap hasil terasi bisa didapatkan di berbagai tempat yang berbeda. Namun, meskipun berbeda tempat, terasi tlangoh ini tetap satu rasa, satu kualitas, dan satu progresifitas, karena semua pembuat terasi sudah sepakat bahwa pembuatan terasi tlangoh ini tidak boleh dicampur dengan bahan apapun, jadi bahan dasarnya adalah udang dan garam, tidak menggunakan bahan pengawet berbahaya apapun, dan tidak boleh ada campuran lain, karena itu akan menjadi ciri khas bagi terasi Tlangoh ini, meski mereka belum memikirkan bentuk, dan pemasaran dalam bentuk luas, semangat mereka tak akan pernah turun untuk memproduksi terasi ini, karena mereka yakin kualitas dan rasa adalah prioritas utama bagi mereka serta konsumen.


         Udang yang mereka gunakan untuk bahan dasar terasi bermacam ukuran, ada yang kiloan, bahkan ton-an. Sedangkan ukuran terasi yang telah siap dipasarkan, hanya dalam ukuran 200 gram hingga 1 kilo, mereka belum mampu memodifikasi bentuk sehingga penjualan pun menjadi sangat terbatas. Pembuatan terasi ini masih tergolong tradisional atau masih menggunakan cara alami, yakni memakai tangan, karena menurut mereka jika dibentuk dengan mesin cetak, mereka khawatir akan berefek pada cita rasa terasi itu sendiri, begitu pula dengan bentuknya. Namun, dengan pembuatan yang masih menggunakan cara sederhana itulah, membuat mereka masih kental dan berusaha mempertahankan kearifan lokal, menjadikan ciri khas dan nilai jual lebih tinggi bagi desa, pengembangan masyarakat, serta pemanfaatan budidaya alam yang baik.
Baca Selengkapnya >>>

Monday, January 22, 2018

Mengenal Lebih Dekat Desa Tlangoh

Aspek Geografi dan Demografi

1. Aspek Geografi

1.      Letak dan Luas Wilayah
Desa Tlangoh merupakan salah satu dari 14 desa yang terletak di wilayah Kecamatan TanjungbumiKabupaten Bangkalan memiliki luas administrasi 4,32 km2terdiri dari 4 dusun yaitu dusun Pandiyan, dusun Temana, dusun Pakerengan dan dusun Mandala. Batas – batas wilayah Desa Tlangoh sebagai berikut :
1.
Sebelah Utara
:
Laut Jawa
2.
Sebelah Timur
:
Desa Macajah
3.
Sebelah Selatan
:
Desa Tagungguh
4.
Sebelah Barat
:
Desa Aeng Taber dan Desa Banyusangkah



Gambar Peta Desa Tlangoh
2.      Iklim
Desa Tlangoh memiliki iklim kemarau dan penghujan, hal ini yang memiliki pengaruh langsung terhadap pertanian di Desa Tlangoh Kecamatan Tanjungbumi.

2Aspek Demografi

1.      Jumlah Penduduk
Jumlah penduduk Desa Tlangohpada tahun 2015 sebanyak 2.321jiwa dan 1000 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 4 (empat) dusunterdiri dari laki-laki 1.166  jiwa dan perempuan 1.155 jiwa dengan tingkat kepadatan sebesar 537,27 penduduk/km2.
2.      Tingkat Pendidikan
Tingkat pendidikan Desa Tlangohsemakin meningkat, hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyak lulusan SMA yang melanjutkan ke Perguruan Tinggi (PT).
3.      Mata Pencaharian
Mata pencaharian penduduk Desa Tlangohpada tahun 2015 adalah 85% sebagai petani, 5% sebagai pedagang, 5%  sebagai PNS. Pada umumnya mata pencaharian utama penduduk Desa Tlangoh sebagai petani.
4.      Pemilikan Ternak
Jumlah kepemilikan hewan ternak oleh penduduk Desapada tahun 2015 adalah sebagaiberikut 40% sapi, 40 % itik dan lain – lain 201%.

3. Aspek Sumber Daya Alam

    Sumber Daya Alam (SDA) Tlangoh terdiri dari bidang pertanian, peternakan dan perikanan.

3. Aspek Sumber Daya Manusia

SumberDaya Manusia Desa Tlangohpada umumnya sebagai petani.dan nelayan

4.  Aspek Sumber Daya Pembangunan


   Sumber Daya Pembangunan Desa Tlangoh sebagai dasar untuk menentukan langkah, arah dan strategi pembangunan yang berkelanjutan dan partisipatif. 
Baca Selengkapnya >>>

Sunday, January 21, 2018

Sosialisasi Dan POSYANDU Balita


program kesehatan bagi masyarakat adalah salah satu sektor utama bagi desa, karena kesehatan desa adalah salah satu yang begitu penting untuk dijaga, Tlangoh bersih, Tlangoh sehat dan Tlangoh aman, begitu lah singkatnya kami ingin menjaga desa ini, program kesehatan kali ini kami bekerja sama dengan berbagai instansi kesehatan dari dalam bahkan sampai luar desa, hal ini kami upayakan untuk memberikan pelayanan dan memuaskan masyarakat terhadap kebutuhan yang harus kami layani.
salah satu problematika yang ada pada kesehatan mereka adalah anak-anak, balita dan lansia,. kali ini anak-anak di desa kami berikan penyuluhan mengenai imunisasi dan pemberian vitamin.
dari berbagai keluhan yang di sampaikan para orang tua yaitu, demam, kekurangan vitamin dan berat badan. ada juga yang kekurangan nafsu makan dan tak ingin minum ASI. sehingga kami siap unntuk memberikan solusi dengan beberapa suntikan, obat dan imunisasi pada mereka yang mempunyai masalah.

faktor dari berbagai macam masalah itu memang sangat bervariasi adanya, salah satunya adalah terlalu banyak mengkonsumsi jajanan yang sembarangan atau yang jajanan instan yang biasanya para orang tua salah kaprah dan mengira tak ada buruknya bagi anak mereka, namun sebenarnya tidak begitu, jajanan instan itu sangat banyak sekali mengandung zat-dzat yang tidak baik sehingga masuk ke dalam tubuh dan membuat mereka tak nafsu makan, juga dengan meminu ASI, harapan kami setelah para orang tua tau mengenain informasi ini, mereka dapat menahan anaknya bahkan melarang mereka agar tak mengkonsumsi jajanan instan itu lagi, karna selain itu membuang membuang uang, juga tak dapat memberikan manfaat baiki bagi mereka juga anak-anak mereka.

Baca Selengkapnya >>>

Sosialisasi Dan POSYANDU Lansia


Desa Tlangoh, harus selalu sehat dari berbagai kalangan dan usia. kali ini kami hadir dalam berbagai program kerja yang begitu kreatif dan inovatif untuk membantu masyarakat untuk memperbaiki desa kecil penuh inspiratif ini, pada foto di atas kami kembali dengan program penyuluhan kesehatan untuk masyarakat, khususnya kali ini untuk masyarakat yang umurnya mulai menua(Lansia), dalam kegiatan ini, banyak berbagai acara yang terlaksana didalamnya, yaitu sosialisasi mengenai demam berdarah, informasi ini ditujukan untuk masyarakat agar lebih waspada dan hati hati terhadap limgkumgam yang mereka tempati, dengan beberapa langkah yang telah di ajarkan untuk menutup bak mandi agar nyamuk tak dapat berkembang biak didalamnya, selanjutnya adalah menguras, genangan air yang tergenang di berbagai tempat yang ada, seperti bak mandi dan bak cuci, kemudian langkah terakhir adalan mengubur, apa yang dikubur? yang jelas bukan orangnya, atau hati dan perasaannya, yang dikubur adalah sampah dan benda benda basah yang sudah tak terpakai dan tak dapat di manfaatkan lagi, karna nyamuk suka tempat yang lembab dan gelap. jadi mereka akan mencari tempat yang mereka suka untuk berkembang biak.


demam berdarah adala penyakit yang cepat berkembang biak pada masyarakat di lingkungan pedesaan, karna kurang sadarnya akan lingkungan dan pengetahuan akan menjaga keluarganya agar tak terkena penyakit ini, demam berdarah sering kali dianggap sepele bagi mereka, karna penyebaran penyakit ini diinveksi oleh nyamuk, sedangkan bagi mereka nyamuk adalh teman tidur hangat yang biasa menemani mereka ketika tidur, lingkungan ini memang sangat menyenangkan untuk dinikmati alamiah sesuai dengan kadar rasa dan suasana yang begitu khas, ketenangan dan ketentraman yang mereka dapatkan sangat berbeda dengan masyarakat yang aada pada lingkungan perkotaan.

harapan kami, dengan program ini kami bekerja sama dengan bidan dan instansi kesehatan setempat, agar dirasa hasil lebih baik dan masyarakat lebih mudah melakukan langkah langkah yang telah kami beritahu, besar do'a kami menyebutkan masyarakat desa tlangoh dapat sehat dari berbagai macam penyakit, khususnya demam berdarah.

Baca Selengkapnya >>>