Pendidikan adalah bentuk pemberdayaan masyarakat yang memberikan
kemajuan bagi setiap daerah tertentu bahkan menjadi salah satu kebutuhan
penting bagi sebuah negara, dalam memajukan dan meningkatkan kapasitas
pendidikan yang memang dilihat masih kurang, pendidikan di indonesia
memang wajib sembilan tahun, namun secara pelaksanaan, indonesia masih
belum memenuhi tingkat keunggulan yang setara dengan negara lain, sistem
pendidikan yang selalu berganti ganti sangat menunjukkan bahwa
indonesia masih dalam tingkat pendidikan yang masih minim, jika dilihat,
masa ini semua lebih ingin memberikan suatu keuntungan besarbserta
beberapa penanggulangan masalah kecil yang menjadi beban pikiran
pemerintah, indonesia hari ini masih sedang sibuk membangun tanpa
mempertimbangkan sumber daya manusianya.
TK-SD NEGERI TLANGOH adalah salah satu bentuk kepedulian masyarakat,
meski memang dirasa masih minim dan kekurangan beberapa sarana dan
prasarana yang ada, tidak menjadi penyebab mereka patah semangat untuk
tetap berangkat sekolah, sekolah dasar ini memang digabung dengan Taman
kanak kanak, hal ini dilakukan karena memang kebutuhan pendidikan sejak
dini dirasa begitu penting untuk menunjang dan mempermudah daya saing
mereka untuk menjadi anak-anak yang berpendidikan, namun dikarenakan
keterbatasan bangunan dan sarana, akhirnya sd dan tk ini dijadikan satu
tempat untuk tetap menjadi keinginan masyarakat yang harus tetap
diwujudkan oleh kepala desa tlangoh, masyarakat Tlangoh selalu
memperhatikan anak anaknya ketika itu tentang pendidikan, dari pagi
sampai siang, mereka sekolah sd, kemudian dari siang ke sore, mereka
sekolah madrasah ibtida'iyah untuk memelihara dan menambah ilmu agama.
menurut bapak Murmantono, S.Pd sebagai kepala sekolah di SDN Tlangoh mengungkapkan bahwa Pendidikan yang ideal memang lah harus
seimbang sarana prasarana dan juga tenaga pendidik nya, guru yang ada
di sd ini masih terbilang kurang, karena hanya ada 7 guru dan yang juga
merangkap menjabat sebagai struktural yang lebih sering bertugas kelu
sekolah, semua sarana yang ada, masih serba kreatif untuk memanfaatkan
sampah dan di daur ulang sesuai dengan keinginan mereka.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)





Kudrotul Hidayah
0 komentar:
Post a Comment